Ok. Ini sebenarnya udah pengen saya tulis dari zaman kuliah dulu, tapi rasanya kadang tidak terlalu perlu, karena OpenOffice di Linux udah keren banget, tidak ada masalah dalam membaca file dengan format *.doc. Tapi kadang / bisa di bilang jarang, fontnya bisa berantakan. Ok jadi kali ini kita akan mencoba install font(*.ttf) di mesin Linux.
Pertama-tama kita mounting dulu paritisi dari system Windus(biasanya terletak di drive C). Untuk mounting partisi ntfs bisa dibaca di tulisan saya sebelumnya. Langsung aja ya….
[root@mail ~]# df -h
Filesystem Size Used Avail Use% Mounted on
/dev/hda7 18G 6.9G 9.9G 41% /
tmpfs 760M 0 760M 0% /dev/shm
/dev/hda1 14G 12G 1.6G 88% /mnt/win_c
/dev/hda5 45G 37G 7.9G 83% /mnt/win_d
/dev/hda6 32G 30G 2.3G 93% /mnt/win_e
/dev/hdb1 40G 35G 4.2G 90% /mnt/masta
/dev/hdb2 40G 38G 1.9G 96% /mnt/muviee
/dev/hdb3 71G 64G 7.6G 90% /mnt/berantakan
Selanjutnya seperti pada gambar di atas…
Ini untuk membuat folder truetype di /usr/share/fonts/
- mkdir /usr/share/fonts/truetype
Kemudian copy semua font windus ke direktori tersebut
- cp -rf /mnt/win_c/WINDOWS/Fonts/* /usr/share/fonts/truetype
Perintah “mkfontdir” untuk membuat index dari font di X di dalam sebuah direktori
- mkfontdir /usr/share/fonts/truetype
Terakhir, pindah ke dalam direktori /usr/share/fonts/truetype, dan ketikan “fc-cache” (tanpa tanda kutip ya). Perintah ini untuk membuat file cache informasi dari font
- fc-cache
tada…..font windus pun sudah ada di mesin Linux kita

Met dicoba ya….
Jakarta (kamar hantu 28-11-09 10:56AM)


Kata Mereka